Iklan Header


√ Sumber Dana dan Investor Gojek yang Perlu Anda Tahu

Sumber dana Gojek mungkin mayoritasnya berasal dari berbagai investor yang turut membantu ekspansi perusahaan. Dengan sumber dana yang banyak, Gojek bisa membangun kerajaan bisnisnya hingga seperti sekarang ini. Dimulai dari layanan ojek online, kini Gojek juga menyediakan layanan lainnya seperti Go-Food (antar makanan), Go-Tix (pesan tiket), Go-Massage (jasa pijat), Go-Send (ekspedisi) dan masih banyak lagi.

Perlu Anda tahu, StartUp raksasa asal Indonesia ini juga sudah memiliki ratusan ribu driver dari seluruh Indonesia. Baik itu layanan maupun ekspansi bisnis, Gojek sepertinya sangat memanfaatkan kucuran dana dari para investor. Jumlah pendanaannya pun tidak tanggung-tanggung, triliunan rupiah!

Sumber Dana dan Investor Gojek
Astra X Gojek - Foto via katadata.co.id
Suntikan segar ini berasal dari perusahaan raksasa lokal dan mancanegara yang ingin membantu Gojek mengembangkan bisnisnya. Berikut beberapa investor besar yang diketahui sudah memberi modal pada Gojek:

1. Investasi Perusahaan Lokal : Astra International dan Djarum Group

Kabarnya, PT Astra International Tbk sudah mengucurkan dana sekitar US$ 150 juta atau sekitar 2 triliun rupiah untuk perusahaan transportasi online ini. Bahkan, Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto mengungkapkan bahwa investasi ini merupakan investasi yang terbesar Astra di bidang digital dan teknologi. Dia juga berharap bahwa investasi ini bisa mendorong era digitalisasi Astra International. Meski ini sangat menarik, namun tetap saja hasilnya tidaklah instan.
Wajar, Gojek ini masih tujuh tahun dan bisa berkembang dengan lebih luas lagi ke depannya. Sistem Kerja dan Gajinya pun bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi.
Dengan bekerjasama dengan Gojek, Astra International mungkin akan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Sama seperti Astra, pihak Djarum Group pun melakukan investasi terhadap Gojek. Namun, untuk nominal angka yang dikucurkan belum diketahui secara pasti.

Investasi Kolektif : Warburg Pincus, Farallon Capital, KKR dan Capital Group Markets

Dua tahun yang lalu tepatnya pada Agustus 2016, Gojek mendapatkan pendanaan dari berbagai pihak. StartUp raksasa asal Indonesia ini dikabarkan menerima dana sekitar US$ 550 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun. Para investor ini terdiri dari Warburg Pincus, Capital Group Markets, KKR dan Farallon Capital.

Terence Lee selaku Direktur KKR Asia juga mengungkapkan alasannya bergabungnya para investor asing ini. Mereka mungkin tertarik karena Gojek terlihat sangat fokus dengan solusi online yang murah dan inovatif. Namun yang jelas, Gojek memang menawarkan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Semakin banyak yang membutuhkan, maka bisnisnya akan menggurita kemana-mana. Ekspansinya bisa besar-besaran dan scale up bisnisnya tidak tanggung-tanggung.

2. Sumber Dana dari Tencent dan JD.com

Setahun berikutnya, Gojek juga mendapat dana kucuran dari perusahaan raksasa Tiongkok yaitu Tencent dan JD.com. Mereka menyuntikkan dana dengan nominal triliunan rupiah ke Gojek untuk aset investasi jangka panjang.

Sumber dana Gojek dari perusahaan Tencent dikabarkan berjumlah kurang lebih US$ 150 juta atau 2 triliunan rupiah. Sedangkan untuk JD.com, kabarnya menyumbang dana sebesar US$100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Akan tetapi, jumlah resmi investasi dari kedua perusahaan asal Tiongkok ini tidak diungkap secara publik.

3. Investasi dari Google dan Koleganya


Sumber Dana dan Investor Gojek

Baru-baru ini, kabarnya Google juga telah ikut bergabung menggelontorkan dananya ke Gojek. Meski tidak disebut secara pasti jumlah investasinya, namun yang jelas nominalnya tak kalah besarnya dari investor lainnya.

Google juga mengikutsertakan perusahaan asal negeri tirai bambu yaitu Meituan-Dianping dan Temasek Holding. Ada juga beberapa investor lama Gojek yang bersamaan memberi sumber dana sekitar US$ 1,2 miliar atau 16 triliun rupiah. Gokil!

Jumlah yang cukup moncer ini, nilai valuasi Gojek diperkirakan mencapai US$ 4 juta atau setara dengan 53 triliun rupiah. Nilai valuasi ini juga sangatlah tinggi, mengalahkan beberapa StartUp raksasa tanah air lainnya. Meskipun begitu, nilai valuasi Gojek ini masih kalah dengan Grab yang sudah tembus US$ 6 miliar atau sekitar 80 triliun rupiah.

Semua investasi yang diterima Gojek kalau dihitung-hitung bisa mencapai US$ 1,8 miliar atau sekitar 24 triliun rupiah. Dengan valuasi yang sangat besar ini menjadikan Gojek sebagai salah satu StartUp Unicorn asal Indonesia. Uang yang sangat banyak tidak hanya untuk biaya operasional, namun Gojek banyak sudah melakukan aksi akuisisi serta investasi ke banyak perusahaan lainnya.

Beberapa akuisi yang telah dilakukan Gojek yaitu:
  • Mengakuisisi C42 Engineering pada 19 Februari 2016.
  • Mengakuisisi Pianta pada 22 September 2016.
  • Mengakuisisi MV Commerce pada 24 Oktober 2016.
  • Mengakuisisi Leftshift pada 8 November 2016.
  • Mengakuisisi Loket pada 8 Agustus 2017.
  • Mengakuisisi Kartuku pada 15 November 2017.
  • Mengakuisisi Mapan pada 15 Desember 2017.
  • Mengakuisisi Midtrans pada 15 Desember 2017.
Dari sekian banyak startup yang diakuisi Gojek, hanya Kartuku yang nominalnya diketahui yaitu 50 juta dolar AS.

Selain itu, Gojek Indonesia juga mengucurkan startup lain yaitu Pathao dan Halodoc untuk mendukung bisnis utamanya. Gojek menggelontorkan dana investasi seri A sekitar $13 juta dan Pathao sekitar $2 juta.

Akuisisi dan investasi Go-Jek memang sepertinya digunakan untuk memperkuat lini bisnis Gojek. Startup Loket, Mapan, MidTrans dan Kartuku dibeli untuk mendukung layanan jasa keuangan digital atau fintech (financial technology) Gojek.
Jika diperhatikan, Gojek lebih fokus terhadap infrastruktur atau ekosistem untuk berbagai layanan yang sukses mengubah role model bisnis pada umumnya sebelum menjajal bisnis fintech. Nantinya, dana ini bisa membuat Penghasilan Gojek semakin menggiurkan dan fantastis.

Kesimpulan…

Dengan kucuran dana dari berbagai investor, Gojek sepertinya akan menguasai berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Saham perusahaan Gojek juga akan meningkat seiring dengan bertambahnya nilai valuasi yang mereka miliki.

Sumber dan referensi :
  • www.detik.com
  • https://tirto.id

0 Response to "√ Sumber Dana dan Investor Gojek yang Perlu Anda Tahu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 (Feed)

Iklan Tengah Artikel 2 (Inline)

Iklan Bawah Artikel